Tempat Paling Angker di Gunung Semeru

Tempat Paling Angker di Gunung Semeru

Tempat Paling Angker di Gunung Semeru – Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa yang menyimpan keindahan luar biasa. Meski gagah dan indah, berbagai kisah horornya pun terkenal di kalangan pendaki, lho.

6 Cerita Misteri Gunung Semeru yang Bikin Merinding - radarcirebon.com

Menurut / Ada cerita betapa angkernya beberapa kawasan di Gunung Semeru, seperti Ranu Kumbolo dengan sosok dewi berpakaian kebayanya. Dilansir dari berbagai sumber, inilah beberapa tempat yang dikenal paling angker di Gunung Semeru!

1. Arcopodo

Kawasan Arcopodo biasanya dijadikan tempat beristirahat favorit para pendaki, karena tanahnya yang datar dan luas. Menurut para pendaki, terdapat dua arca prajurit Kerajaan Majapahit di sini yang hanya bisa dilihat orang tertentu.

Mereka dipercaya sebagai penjaga Gunung Semeru. Ukuran arcanya sangat besar. Namun, ada pula pendaki yang mengaku melihat arcanya berukuran kecil.

2. Kawasan Kelik

Di Kawasan Kelik ini, ada banyak batu in memoriam untuk mengenang para pendaki yang meninggal saat mendaki Gunung Semeru. Salah satunya batu dengan tulisan Soe Hok Gie yang meninggal dunia selama pendakian.

Merangkum dari https://103.55.38.71/ Sekilas tampak tak menakutkan, tetapi ada banyak kejadian horor yang dialami pendaki. Beberapa pendaki sering mengalami kesurupan makhluk gaib yang sosoknya menyerupai binatang.

3. Puncak Mahameru

Mahameru merupakan sebutan puncaknya Gunung Semeru sebagai titik tertinggi di Tanah Jawa. Sesampainya di puncak, kamu akan melihat cantiknya keindahan seluruh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Di balik keindahannya, menurut warga sekitar, puncak gunung ini dijadikan tempat berkumpulnya para dewa. Kalau ingin mendengar suara dewa, konon kamu harus semedi beberapa bulan.

4. Ranu Kumbolo

Saat mengunjungi Gunung Semeru, Ranu Kumbolo menjadi lokasi yang wajib dikunjungi. Di balik keindahannya, ada kisah horor yang menyelimutinya.

Kabarnya, danau ini dihuni sosok dewi berpakaian kebaya kuning. Ternyata, ia suka menjelma menjadi ikan emas besar, sehingga muncul larangan untuk memancing di kawasan ini.

5. Kali Mati

Kali Mati merupakan padang rumput seluas 20 hektare yang dipenuhi bunga edelweis dan pohon cemara. Biasanya digunakan sebagai lokasi mendirikan tenda, karena tanahnya yang datar.

Di balik kecantikan kawasan ini, ada kisah seorang pendaki yang hampir meninggal dunia. Ia mendadak pingsan kedinginan, kemudian merasa nyawanya terbang. Anehnya, ada sosok gaib yang membangunkannya, lalu dipeluk sampai terbangun kembali.

Comments are closed.