Browsed by
Tag: Tips Tekno

Bagaimana Cara Menemukan dan Hapus Malware

Bagaimana Cara Menemukan dan Hapus Malware

Bagaimana Cara Menemukan dan Hapus Malware

Bagaimana Cara Menemukan dan Hapus Malware, – Apakah komputer/laptop Anda terkena malware dan sedang mencari cara menghilangkan malware di dalamnya? Sebelum mulai menghilangkan malware, Anda harus tenang terlebih dahulu karena masalah tersebut akan teratasi setelah Anda menerapkan langkah-langkah ampuh di artikel ini.

Malicious software atau yang lebih dikenal sebagai malware adalah program/perangkat lunak yang dirancang untuk menyusup ke sistem komputer. Malware dapat menginfeksi komputer dengan masuk secara diam-diam melalui email, unduhan di internet, atau program yang terinfeksi.

Bahayanya, malware bisa merusak sistem komputer dan bahkan berisiko pencurian data atau informasi penting. Umumnya ini terjadi ketika pengguna mengunduh software dari tempat ilegal atau tautan di email yang disisipkan malware.

Malware sendiri mencakup virus, worm, trojan horse, spyware, adware jahat, dan program berbahaya lainnya. Namun, kamu jangan panik dulu karena sistem operasi komputer saat ini mampu melindungi pengguna dari ancaman online seperti malware dan virus.

Akan tetapi, jika kamu tidak berhati-hati, komputer masih bisa terinfeksi. Jadi, bagaimana kamu tahu kalau komputer telah terinfeksi malware, dan yang lebih penting bagaimana cara menghapusnya?

Kenali Tanda-Tandanya

Ilustrasi malware, virus

Jika suatu hari tiba-tiba komputer kamu eror dan ‘melakukan hal-hal aneh’, itu menandakan ada sesuatu yang salah. Mungkin ada banyak alasan mengapa hal itu bisa terjadi, seperti perangkat keras yang sudah tua, komponen rusak dan tidak berfungsi dengan baik, bug di sistem operasi, atau bisa juga menjadi pertanda sesuatu yang lebih ‘jahat’.

Misalnya, jika kinerja komputer kamu jadi lemot dari biasanya, mungkin ada malware yang berjalan di latar belakang sehingga menguras sumber daya komputer. Jadi, bagaimana cara mengeceknya? Yuk, ikuti langkah sederhana di bawah ini.

Cara Temukan/Deteksi Malware

Cara temukan atau deteksi malware lewat Task Manager. Liputan6.com/Iskandar

Dilansir https://capitolhillbillies.net, cara cepat dan sederhana untuk memeriksa malware adalah dengan melihat Task Manager di Windows untuk melihat aplikasi atau layanan apa yang sedang dijalankan.

  1. Buka Task Manager
  2. Klik Processes, lalu cari perangkat lunak atau layanan yang tampak asing
  3. Klik kanan dan pilih “Search online”

Langkah ini dipilih untuk untuk melihat apakah orang lain menjalankan proses yang sama (berjalan) di komputer kamu. Terkadang ada suatu proses yang mungkin tidak kamu kenal, tetapi tidak berarti itu adalah malware atau virus. Jika kamu masih tidak dapat menemukan apa yang terjadi, mungkin inilah saatnya untuk memindai.

Memindai dan Hapus Malware

Memindai dan hapus malware dengan Windows Security. Liputan6.com/Iskandar

  1. Buka Windows Security
  2. Pilih “Virus & threat protection”
  3. Klik “Quick scan”
  4. Jika memungkinkan, kamu dapat mengklik “Scan options” dan memilih pemindaian lengkap jika ingin pencarian yang lebih menyeluruh
  5. Bila virus atau malware telah terdeteksi, kamu bisa memilih opsi untuk menghapusnya dari komputer

Lakukan Hal Ini Agar Terhindar dari Malware

Malware

Meski keamanan pada sistem operasi komputer makin canggih, kamu harus melakukan hal ini agar terhindar dari malware.

  • -Jangan membuka email atau lampiran email dari orang yang tidak dikenal
  • Jangan klik tautan mencurigakan yang dikirim dari pesan teks atau situs web
  • Selalu periksa kembali untuk memastikan bahwa email atau situs web yang kamu kunjungi legal dan terpercaya
  • Hindari mengunduh atau menjalankan file dari sumber yang tidak tepercaya
Cara Mengaktifkan Sinkronisasi di Chrome

Cara Mengaktifkan Sinkronisasi di Chrome

Cara Mengaktifkan Sinkronisasi di Chrome

Cara Mengaktifkan Sinkronisasi di Chrome – Salah satu fitur yang didukung oleh Google Chrome ialah sinkronisasi antar perangkat.

Ketika fitur ini aktif, pengguna akan dapat melihat dan memperbarui informasi yang telah melalui proses sinkronisasi di beberapa perangkat yang berbeda. Sebut saja riwayat (history) penjelajahan web, kata sandi, penanda (bookmark), dan lainnya.

Buat kamu yang belum tahu cara mengaktifkan sinkronisasi di Chrome, berikut ini panduannya.

1. Buka aplikasi Chrome di komputer atau laptop.

2. Di bagian kanan-atas, klik Profil.

3. Masuk ke akun Google.

4. Setelah berhasil masuk ke akun Google, klik Aktifkan sinkronisasi, lalu pilih Aktifkan.

Supaya dapat merasakan manfaat dari sinkronisasi ini, kamu harus memastikan bahwa kamu telah masuk ke akun Google setiap kali menggunakan Chrome.

Artinya, akun Google harus terhubung ke Chrome baik untuk komputer atau laptop maupun untuk ponsel.

Selanjutnya kamu dapat mengontrol, data apa saja yang disinkronkan lewat halaman https://chrome.google.com/sync.

Pesan Jahat pada Update Google Chrome Picu Pencurian Data Pengguna

Berbagai kegiatan bisnis di dunia telah menjadi target penipuan siber yang menyamar sebagai laman unduh pembaruan Google Chrome.

Informasi ini diketahui dari para peneliti di Proofpoint. Para peneliti mengidentifikasi kampanye malware yang menarget organisasi bisnis di Kanada, Prancis, Jerman, Spanyol, Italia, Inggris, hingga Amerika Serikat.

Hal ini berdasarkan pada pesan berisi informasi laman unduh update Google Chrome yang setiap harinya dikirim hingga ribuan kali ke seluruh dunia hanya dalam satu minggu

Sasaran

Alih-alih update Google Chrome, jika korban mengklik link yang ada, mereka akan mengunduh satu dari sejumlah muatan jahat. Analis di Proofppoint menemukan sebuah Trojan banking bernama (Chthonic) yang merupakan sebuah varian dari Trojan banking Zeus.

Ada pula software jahat NetSupport yang dapat menjadi remote control bagi hacker untuk mendapatkan akses ke perangkat pengguna.

Berbagi jenis organisasi bisnis yang jadi sasaran pun skalanya ada yang cukup besar dan terkenal. Korbannya juga beragam, dari bidang edukasi, pemerintah, manufaktur, dan lain-lainnya.

“Teknik ini sebenarnya tidak baru tetapi sangat efektif untuk menipu para korban yang ingin menerapkan keamanan lebih baik,” tulis Proofpoint dalam blognya.

Disebutkan pula, update software merupakan saran keamanan paling umum yang diberikan banyak pihak.