Browsed by
Tag: TIPS LAPTOP

Mana yang Benar untuk Laptop, Charge Terus atau saat Lowbat Saja?

Mana yang Benar untuk Laptop, Charge Terus atau saat Lowbat Saja?

Mana yang Benar untuk Laptop, Charge Terus atau saat Lowbat Saja?

Mana yang Benar untuk Laptop, Charge Terus atau saat Lowbat Saja? – Salah satu obsesi yang dimiliki para pengguna gadget saat ini adalah menjaga baterai laptop tetap awet untuk pemakaian jangka panjang. Akan tetapi coba jawab pertanyaan ini, deh. Kira-kira mana yang lebih baik, membiarkan laptop di-charge terus sambil memakainya atau hanya charge saat lowbat? Bingung, kan?

Perkara di atas memang sering menimbulkan perdebatan. Ada yang berpendapat bahwa memakai laptop sambil di-charge akan membuat baterai lebih awet. Ada pula yang mengatakan bahwa kita sebaiknya mencabut charger ketika baterai sudah penuh dan menyambungkannya lagi saat baterai tinggal sedikit.

Nah, untuk menjawab masalah tersebut, mari, simak ulasan berikut ini!

1. Laptop baru aman di-charge sambil digunakan

Memakai laptop sambil di-charge terus menerus memang bukanlah tindakan yang bijak pada beberapa tahun atau satu dekade yang lalu. Akan tetapi seiring dengan perkembangan teknologi, hal ini bukanlah masalah yang besar jika dilakukan saat ini.

Sekarang, mayoritas laptop baru dibekali oleh baterai berjenis lithium-polymer atau lithium-ion. Keduanya mampu menghentikan proses pengisian daya ketika baterai sudah penuh. Jadi, kamu tak perlu takut akan risiko overcharging atau charge yang berlebihan.

2. Kamu harus waspada akan risiko laptop menjadi panas

Terlansirkan dari https://christian-mommies.com/desktop/home .Pertanyaan yang timbul adalah ke mana listrik yang masuk ke laptop melalui charger jika baterai tidak menyedot dayanya? Ternyata, listrik tersebut tidak melewati baterai, tetapi langsung memberikan daya kepada laptop. Hal inilah yang kemudian menjadi masalah.

Masih dari sumber yang sama, listrik yang terus dialirkan akan menghasilkan panas berlebih. Akibatnya laptop mengalami overheating atau suhunya menjadi terlalu tinggi. Kondisi tersebut memang tidak akan memberi dampak langsung. Namun jika ini terjadi terus menerus dalam jangka panjang, fungsi baterai akan menurun.

3. Studi: sebaiknya jangan terus charge baterai saat sudah penuh

Penelitian dari Battery University mengatakan bahwa membiarkan charger terus menempel saat baterai sudah mencapai 100 persen bisa membuatnya tegang dan bekerja ekstra. Hal ini akan membuat fungsi bahan kimia di dalam baterai menurun.

Maka dari itu, para peneliti menyarankan agar kita segera mencabut charger ketika baterai sudah penuh. Mereka mengatakan bahwa hal ini bekerja seperti relaksasi setelah melakukan pekerjaan yang berat.

4. Bahkan sebaiknya jangan mengisi daya hingga 100 persen

Bahkan sebenarnya, kita sebaiknya tidak mengisi daya baterai hingga 100 persen, lho. Setidaknya ketika kita tidak terlalu membutuhkan hal itu. Sebab baterai lithium-ion tidak perlu benar-benar diisi hingga penuh karena voltase listrik yang tinggi akan membuatnya “stres”.

Hal ini sama dengan yang dituliskan dalam jurnal IEEE Xplore. Peneliti menyarankan agar kita mencabut charger ketika baterai telah terisi 75 persen. Lalu isi kembali ketika baterai sudah terpakai hingga 20-25 persen. Cara tersebut akan memaksimalkan kapasitas baterai laptop.

5. Ketahanan baterai laptop pasti menurun seiring pemakaian

Walaupun begitu, kamu harus tahu bahwa ketahanan baterai laptop pasti menurun seiring dengan pemakaian. Ini adalah hal yang wajar dan terjadi pada semua perangkat elektronik, tak hanya laptop. Jika kamu telah memakainya selama beberapa tahun, jangan mengekspektasikan ketahanannya tetap sama seperti saat baru membelinya.

Hal yang bisa kamu lakukan untuk memperlambat proses tersebut adalah dengan menerapkan cara charge yang direkomendasikan di atas. Selain itu, sebisa mungkin jangan biarkan baterai benar-benar habis hingga 0 persen, ya. Hal ini akan mempercepat penurunan fungsi.

4 Virus Komputer Paling Berbahaya di Dunia, Jangan Sampai Terkena Ya !

4 Virus Komputer Paling Berbahaya di Dunia, Jangan Sampai Terkena Ya !

4 Virus Komputer Paling Berbahaya di Dunia, Jangan Sampai Terkena Ya !

4 Virus Komputer Paling Berbahaya di Dunia, Jangan Sampai Terkena Ya ! – Sebagian besar dari kita pasti pernah mengalami masalah komputer yang disebabkan oleh virus. File penting jadi hilang, performa komputer melambat, hingga bahkan berujung pada peretasan akun-akun kita di dunia maya.

Untungnya walaupun virus semakin canggih, teknologi yang dibuat untuk menghalaunya pun tak mau kalah. Itulah kenapa serangan virus jarang terjadi secara masif belakangan ini, berbeda dengan sebelumnya.

1. SQL Slammer/Sapphire

Pada Januari 2003, terdapat sebuah virus baru yang menyebar di seluruh jaringan internet Amerika Serikat. Tidak ada yang siap untuk menghadapinya sehingga virus ini berhasil membuat berbagai macam kerusakan.

Terlansirkan dari https://testyfesty.com/ .Hal ini mengakibatkan berhentinya server ATM, sejumlah maskapai penerbangan harus menunda jadwal keberangkatan karena online ticketing yang rusak, telepon 911 macet, hingga memblokir 27 juta orang dari internet.

Ternyata semua “bencana” itu disebabkan oleh virus jenis worm yang bernama SQL Slammer atau Sapphire. Ia dapat menguasai 75 ribu jaringan internet hanya dalam sepuluh menit. Uniknya, tahun 2016 virus ini sempat muncul lagi di berbagai belahan dunia. Namun kreator worm ini tidak diketahui hingga sekarang.

2. Melissa

Berikutnya ada Melissa. Nama yang unik untuk sebuah virus komputer. Iya, kan? Mengutip laporan The Infographics Show, ternyata “Melissa” diambil dari nama penari eksotik dari Florida, Amerika Serikat yang populer di tahun 1999.

Virus ini dimulai dari hal yang sederhana, yakni file word yang disebarkan melalui email. Ketika seseorang membukanya, file tersebut akan dikirimkan lagi kepada 50 kontak email orang tersebut. Mungkin tidak terdengar buruk, namun ia akan berdampak kuat ketika sampai ke email perusahaan besar.

Microsoft sampai mematikan layanan email agar tak terkena kerugian lebih besar. Diperkirakan, Melissa membawa kerugian hingga US$1,2 miliar. Untungnya kreator virus ini segera tertangkap dan dipenjara selama sepuluh tahun.

3. Anna Kournikova

Kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan nama “Anna Kournikova”. Virus berjenis worm ini memang mengambil nama atlet tenis perempuan terkenal di dunia. Lagi-lagi, virus ini menyebar dari email ke email.

Tak hanya itu, kreator virus menggunakan foto atlet tersebut sebagai clickbait agar lebih banyak orang yang tertarik untuk membuka email yang ia sebarkan. Namun ketika kamu mengkliknya, virus akan menyebar ke semua kontak di akun email.

Virus yang populer di tahun 2001 ini berhasil menguasai seluruh dunia dan menginfeksi jutaan komputer di dunia. Menurut data dari CBR Online, kerusakan yang disebabkan oleh “Anna Kournikova” mencapai US$166 ribu. Kreator virus menyerahkan diri setelah mengetahui kerugian yang ia sebabkan dan dihukum 150 jam pelayanan publik.

4. ILOVEYOU

Virus yang satu ini disebarkan melalui email dengan subjek “I love you”. Terdengar romantis memang, siapa yang tidak penasaran ketika mendapatkan pesan seperti itu, kan? Namun itulah cara kreator virus untuk memikat mangsanya.

Karena membuat orang-orang penasaran, ILOVEYOU sangat cepat menyebar ke 45 juta pengguna dalam sehari di tahun 2000. Tak hanya itu saja, virus yang satu ini juga mengobrak-abrik komputermu. Ia akan menghapus foto, audio, dan berbagai file penting lainnya.

Akibatnya, perusahaan Pentagon, CIA, hingga Parlemen Inggris menonaktifkan email mereka untuk menghindari pencurian data dan infeksi virus tersebut. Kerugian yang ditimbulkan oleh ILOVEYOU tercatat mencapai US$15 miliar.

Cara Menambah RAM di Laptopmu

Cara Menambah RAM di Laptopmu

Cara Menambah RAM di Laptopmu

Cara Menambah RAM di Laptopmu, – Tidak bisa dipungkiri RAM (Random Access Memory) yang terinstall pada laptop mempunyai andil yang cukup besar untuk mempercepat kinerja laptop. Apalagi RAM merupakan komponen yang paling mudah untuk dilakukan upgrade atau penggantian pada sebuah laptop.

Tetapi jangan terburu – buru untuk membeli RAM baru karena tergiur dengan performa laptop yang lebih kencang. Ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum membeli ram dan pada saat ingin memasangnya pada laptop kesanyangan.

Masalah paling menyebalkan yang ada di laptop adalah menjadi lemot atau lambat. Ini bisa terjadi ketika membuka software atau ketika sedang mengerjakan sesuatu. Ada banyak masalah yang menyebabkan hal ini.

Mulai dari virus, VGA yang tidak memadai, software yang terlalu berat hingga permasalahan-permasalahan yang lain. Namun satu hal yang paling umum menjadi penyebab kelemotan tersebut adalah masalah memori random access memory (RAM).

Problem RAM ini seringnya dikarenakan jumlahnya yang terlalu kecil. Ketika RAM suatu laptop kecil, itu membuat kamu hanya bisa membuka beberapa aplikasi saja secara bersamaan, membuatmu tidak multi-tasking.

Bagaimana jadinya jika ternyata RAM yang sudah terlanjur kamu beli tidak bsia dipasang pada laptop karena kita salah beli atau ternyata laptop tidak mendukung untuk dilakukan upgrade RAM.

Pastikan ada slot untuk menambahkan RAM

Sebelum kamu membeli RAM fisik, ada baiknya kamu mengecek terlebih dahulu slot RAM-nya. Caranya adalah dengan membuka bagian bawah laptop. Seringnya akan ada satu slot kosong RAM yang bisa digunakan untuk menambah RAM.

Akan tetapi, tidak jarang juga slotnya hanya satu dan telah diisi RAM. Jika sudah seperti in, pilihanmu adalah mengganti RAM itu dengan kapasitas yang lebih besar, bukan menambahkannya.

Pastikan slot RAM tidak disolder permanen

Skenario terburuk yang bisa kamu dapatkan dari laptopmu adalah kamu hanya punya satu slot RAM dan itu pun disolder. Mengapa disolder?

Perusahaan laptop tak ingin kamu mengganti-ganti RAM miliknya dan itu bisa dibilang salah satu strategi marketing milik mereka. Jadi satu-satunya cara untuk masalah ini adalah kamu hanya bisa berpasrah diri dan mengganti laptop tersebut.

Tentukan ukuran dan jenis RAM yang mau kamu upgrade

RAM ada beberapa ragam. Jangan sampai salah membelinya mengingat bisa-bisa kamu membeli RAM untuk PC. Pastikan RAM jenis apa yang bisa dipasang di laptopmu dan berapa ukurannya. Disarankan jika menambah RAM, ukurannya sama hingga nanti RAM-mu menjadi dua kali lipat. Contoh RAM laptopmu sekarang 4GB, maka tambahkan RAM yang berukuran 4GB pula. Akan lebih baik pula merek dan transfer ratenya juga sama.

Cek kompatibilitas laptop

Tidak semua spare part cocok untuk laptop yang kamu gunakan dan belum tentu juga laptop tersebut mampu di-upgrade RAM-nya. Kamu harus memastikan hal itu terlebih dahulu. Cara termudah untuk mengecek ini adalah kamu menuju ke https://www.crucial.com/store/advisor dan menentukan jenis laptop yang kamu miliki.