Browsed by
Tag: Operator Seluler

Telkomsel Hadirkan Kuota Internet Murah

Telkomsel Hadirkan Kuota Internet Murah

Telkomsel Hadirkan Kuota Internet Murah

Telkomsel Hadirkan Kuota Internet Murah, – Dalam mendukung program pemerintah tentang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi COVID-19 bagi para santri, Telkomsel dan Kementerian Agama (Kemenag) bekerjasama menghadirkan kuota internet murah Telkomsel 10 GB hanya Rp 10 untuk Madrasah.

Telkomsel menyediakan kartu perdana yang sudah disertai kuota data 10 GB dari paket Merdeka Belajar Jarak Jauh (MBJJ) hanya Rp 10 dan dilengkapi paket renewal dengan kuota 11 GB senilai Rp 5.000.

Dikutip dari laman Agen IDN Poker, Untuk mendapatkan kuota internet murah Telkomsel yang berupa kartu perdana itu. Kemudian didistribusikan kepada institusi madrasah yang telah mendaftarkan diri di sistem pendataan online Kementerian Agama.

“Kolaborasi bersama Kementerian Agama sehingga bisa terus bergerak maju bersama mendampingi institusi pendidikan tingkat madrasah di seluruh Indonesia dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran jarak jauh secara efektif. Dan efisien,” ujar Direktur Sales Telkomsel Ririn Widaryani dalam keterangan tertulisnya.

Telkomsel akan terus bergerak maju

Mengenai program MBJJ dirancang untuk menunjang para pemangku kepentingan di lingkungan madrasah. Dan Kementerian Agama dalam menjalankan kegiatan pembelajaran jarak jauh.

Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peserta didik dan pendidik Kementerian Agama. Adapun program tersebut dimulai dari 21 September sampai 31 Desember 2020.

Di saat bersamaan, Telkomsel juga akan mengadakan webinar bertema “Merdeka Belajar Jarak Jauh Pendidikan Madrasah melalui Teknologi Digital dengan Jaringan Terluas” pada akhir September 2020, yang dapat diikuti secara umum.

Sebelum menghadirkan kartu perdana yang berisikan kuota internet murah Telkomsel untuk Madrasah. Anak perusahaan plat merah ini juga telah menjalin kolaborasi bersama Kementerian Agama sebelumnya. Program Penyediaan Kuota Terjangkau yang tersedia bagi lebih dari 80.000 madrasah di seluruh Indonesia.

Sementara itu, di samping menghadirkan kuota internet murah Telkomsel, guna mendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi saat ini. Telkomsel telah menghadirkan ragam produk.

Dan layanan yang dapat mendukung aktivitas digital pada sektor Pendidikan dengan layanan mulai dari aplikasi pembelajaran jarak jauh CloudX, aplikasi pendidikan Ilmupedia. Dan skul.id.

Selain itu, Telkomsel juga terus memastikan kenyamanan. Dan kemudahan masyarakat melakukan aktivitas digitalnya dengan terus memperkuat. Dan menambahkan akses jaringan telekomunikasi broadband yang merata hingga seluruh pelosok negeri.

“Ke depan, Telkomsel akan terus bergerak maju menghadirkan solusi yang customer-centric bagi institusi pendidikan di Indonesia beserta para pemangku kepentingan di dalamnya. Khususnya dalam menjalani pembelajaran jarak jauh dengan baik.

Telkomsel akan melanjutkan upaya kolaboratif ini dengan menggandeng lebih banyak pemangku kepentingan lainnya. Manfaat pembelajaran jarak jauh dapat dirasakan secara maksimal oleh seluruh lapisan masyarakat,” tutup Ririn.

Kominfo Bekerjasama Dengan Operator Seluler Bangun Jaringan 4G di Wilayah 3T

Kominfo Bekerjasama Dengan Operator Seluler Bangun Jaringan 4G di Wilayah 3T

Kominfo Bekerjasama Dengan Operator Seluler Bangun Jaringan 4G di Wilayah 3T

Kominfo Bekerjasama Dengan Operator Seluler Bangun Jaringan 4G di Wilayah 3T,- Demi meningkatkan pelayanan komunikasi dan pengunaan internet di kawasan desa tertinggal, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggandeng operator seluler membangun jaringan 4G di belasan desa tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

“Tepatnya sebanyak 11.228 dari 20.341 desa yang tercover dari 70 ribu desa (di seluruh Indonesia), 11 ribu sisanya ada di 3T,” kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ahmad M. Ramli dalam Webinar Pemerataan Jaringan Telekomunikasi dalam Menyongsong New Normal Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: KARYAWAN GOOGLE MULAI NGANTOR LAGI JULI

Ramli membeberkan dari 83.218 desa atau kelurahan di seluruh Indonesia dipastikan dapat menikmati jaringan 4G sebanyak 70.670 wilayah, jumlah tersebut sudah masuk wilayah 3T.

Ramli melanjutkan, dari jumlah 20.341 desa di wilayah 3T, hanya 9.113 desa lainnya yang belum tercover. Dan hingga saat ini masih dalam upaya untuk mewujudkan pemerataan akses internet agar dirasakan seluruh masyarakat.

“Jadi pemerintah sudah melakukan bersama-sama dengan operator, tidak hanya membangun daerah-daerah yang non 3T, tetapi juga yang 3T,” tambahnya

Ramli mengungkapkan, 11.228 desa di 3T yang sudah tercover, 1.606 desa dibangun oleh BAKTI Kominfo dengan menggunakan dana USO, sedangkan 9.622 desa lainnya oleh operator.

“Jadi kalau 12.548 ini kalau kita bagi lagi, ada 9.113 berada di 3T, tetapi ada juga sekitar tiga ribu yang ada di wilayah-wilayah non 3T,” tuturnya.

Baca Juga: FACEBOOK MULAI BLOKIR IKLAN POLITIK JELANG PEMILU AS

Adapun, untuk wilayah non 3T yang belum tercover, pemerintah akan menyerahkan kepada operator-operator seluler untuk membangun, sementara di wilayah 3T oleh BAKTI.

“Karena desa-desa yang 9.113 ini otomatis sebetulnya mungkin secara keekonomian bagi operator agak kurang menarik karena mungkin penduduknya kecil, tetapi tetap harus (ada layanan internet), walaupun penduduknya sedikit desa itu tetap harus kita kasih sinyal,” tutupnya.

 

Sumber: techno.okezone.com