Mencabut Colokan Alat Listrik Menghemat Banyak Biaya?

Mencabut Colokan Alat Listrik Menghemat Banyak Biaya?

Mencabut Colokan Alat Listrik Menghemat Banyak Biaya?

Mencabut Colokan Alat Listrik Menghemat Banyak Biaya? – Coba hitung deh, berapa jumlah alat elektronik yang ada di rumahmu? Secara rata-rata, satu rumah setidaknya memiliki 40 barang yang membutuhkan energi listrik. Mulai dari lampu, televisi, kipas angin, AC, kulkas, hingga charger untuk gadget.

Pertanyaan yang sering muncul ketika membicarakan listrik dan alat elektronik adalah, haruskah kita mencabut kabelnya dari stop kontak untuk menghemat listrik? Jika, iya, seberapa efektifkah cara tersebut? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini!

1. Alat elektronik adalah vampire power

Jawaban dari pertanyaan di atas adalah iya, benar. Semua alat elektronik masih menyedot listrik walaupun kita telah mematikannya. Bagaimana itu bisa terjadi?

Kabel yang masih terhubung dengan stop kontak akan terus mengalirkan listrik ke alat elektronik kita. Gak heran jika para ahli menyebutnya sebagai vampire power atau vampir daya listrik.

Contoh sederhananya adalah televisi. Walaupun kamu telah mematikannya, lampu kecil di bawah layar tetap menyala, kan? Itu tandanya listrik masih terus mengalir ke dalamnya. Hal ini tidak merusak barang tersebut. Namun akan membuat pengeluaran listrik membengkak tanpa disadari.

2. Alat elektronik apa yang paling boros walau dalam keadaan mati?

Dilansir https://christian-mommies.com/desktop/home , vampire power paling besar pertama yang ada di rumah kita adalah alat elektronik dengan remote control. Benar, televisi, DVD player, AC, hingga garasi otomatis sangat banyak membuang listrik dengan percuma.

Selain itu, masih banyak lagi alat elektronik lain yang sangat boros walau sudah dimatikan. Berikut ini di antaranya:

Alat dengan adapter, seperti router Wi-Fi, komputer, dan printer;
Charger semua jenis gadget;
Alat yang terus-terusan menyala, seperti microwave, coffee maker, dan kulkas.

3. Berapa banyak listrik yang bisa kita hemat saat mencabut peralatan elektronik?

Lalu seberapa signifikan pengaruh mencabut alat elektronik terhadap pengeluaran listrik kita? Tentunya hal ini berbeda-beda tergantung pada seberapa banyak peralatan yang digunakan dalam satu rumah.

Namun studi dari Lawrence Berkeley National Laboratory menunjukkan bahwa vampire power bisa menghabiskan 5 hingga 25 persen dari total pengeluaran listrikmu. Itu bukan jumlah yang kecil.

Bayangkan saja, jika kamu mengeluarkan uang Rp200 ribu untuk listrik bulanan, kira-kira Rp16 ribu hingga Rp50 ribu di antaranya terbuang percuma. Sayang, kan?

4. Mencabut peralatan listrik juga bisa mencegah konslet

Selain menghemat pengeluaran, mencabut peralatan listrik juga bisa mencegah konslet, lho. Dilansir How Stuff Works, peristiwa ini biasa terjadi ketika ada peningkatan listrik secara tiba-tiba. Akhirnya, arus pun kaget dan terputus. Pada sebagian kasus, konslet juga bisa menyebabkan kebakaran.

Peristiwa ini rentan terjadi ketika kamu membiarkan peralatan listrik tetap menancap. Khususnya, mereka yang memakai daya lebih banyak, seperti AC, kulkas, dan microwave. Maka dari itu, mencabut peralatan tersebut adalah langkah yang tepat untuk mencegah konslet.

5. Tips untuk menghemat pengeluaran listrikmu

Berikut ini sejumlah cara lain yang bisa kamu lakukan untuk menghemat pengeluaran listrikmu:

  • Gunakan lampu dengan watt yang lebih kecil;
  • Penggunaan lampu LED juga bisa menghemat listrik;
  • Jangan setel AC terlalu dingin;
  • Gunakan stop kontak dengan saklar on/off, ini bisa membantumu menghemat;
  • Atur suhu kulkas seperlunya, gak perlu terlalu dingin;
  • Penuhi kulkas dengan makanan untuk menjaga suhu;
  • Tak perlu pasang AC di tempat yang memiliki ventilasi udara, dan lain-lain.

    Nah, mulai dari sekarang, biasakan untuk mencabut peralatan listrik jika tidak dipakai, ya. Bisa hemat pengeluaran, hemat sumber daya alam, sekaligus mencegah konslet!

Comments are closed.