3 Fakta Sindrom Penglihatan Komputer, akibat Kelamaan Menatap Layar

3 Fakta Sindrom Penglihatan Komputer, akibat Kelamaan Menatap Layar

3 Fakta Sindrom Penglihatan Komputer, akibat Kelamaan Menatap Layar

3 Fakta Sindrom Penglihatan Komputer, akibat Kelamaan Menatap Layar – Masalah pada mata tidak hanya rabun dekat (hypermetropia) atau rabun jauh (myopia). Ada pula masalah lain, seperti sindrom penglihatan komputer. Seperti namanya, sindrom ini disebabkan karena menatap layar terlalu lama, sehingga menimbulkan pusing, mata memerah hingga penglihatan jadi buram.

Mau tahu lebih banyak seputar sindrom penglihatan komputer? Apa pemicu, gejala serta cara mengatasinya? Simak jawabannya di bawah ini!

1. 50-90 persen orang yang bekerja di depan komputer memiliki gejala sindrom ini

Sesuai namanya, sindrom penglihatan komputer alias computer vision syndrome (CVS) terjadi akibat menatap layar komputer terlalu lama. Berdasarkan riset, sekitar 50-90 persen orang yang bekerja di depan komputer memiliki gejala sindrom ini, ungkap laman Web MD. Are you one of those?

Terlansirkan dari http://162.241.119.31/ .Rupanya, bukan hanya orang dewasa yang mengalami sindrom ini, tetapi juga anak-anak. Biasanya, anak-anak yang terdampak adalah mereka yang terlalu lama menatap layar, baik smartphone, tablet atau komputer. Jika adik atau keponakanmu sering bermain game terlalu lama, coba awasi mereka agar tidak terkena sindrom ini, ya!

2. Terjadi karena mata harus menyesuaikan fokus terus-menerus

Penasaran, bagaimana sindrom ini bisa terjadi? Ketika kita bekerja di depan komputer, mata akan menyesuaikan fokus terus-menerus, terang laman Web MD. Misalnya, kita menyesuaikan fokus di layar komputer, lalu mengalihkan fokus ke laporan di buku dan kembali mengetik di komputer, begitu berulang-ulang.

Karena kita mengubah fokus terus-menerus, otak akan memproses gambar dengan cepat. Akibatnya, otot mata akan bekerja terlalu keras dan merasa kelelahan. Apalagi, jika kita jarang berkedip saat berada di depan layar komputer dan berada di ruangan yang memiliki AC, mata kita akan lebih cepat kering, ujar laman India Times.

3. Seperti apa gejala sindrom penglihatan komputer?

Bagaimana kita tahu kalau kita punya sindrom ini? Beberapa gejala ini bisa jadi pertanda, seperti penglihatan kabur, mata kering dan memerah, sakit kepala, iritasi mata hingga nyeri leher dan punggung, ungkap laman Web MD. Apabila tidak ditangani, mata akan mengalami kerusakan dalam jangka panjang!

Sementara, menurut laman American Optometric Association, gejala-gejala ini disebabkan oleh jarak antara mata dan layar yang terlalu dekat, penerangan yang buruk, layar yang terlalu cerah dan menyilaukan, postur tempat duduk yang buruk, masalah penglihatan yang tidak diobati dan kombinasi semua faktor-faktor ini.

Jika kamu menatap layar komputer setiap hari, ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan. Ada beberapa pengujian yang harus dijalani, seperti memeriksa riwayat kesehatan pasien, obat apa saja yang diminum serta kebiasaan apa yang berkontribusi menciptakan sindrom ini, ungkap laman American Optometric Association.

Comments are closed.