Tech Mall Surabaya Akan Bergabung dengan Gedung Kesenian

Tech Mall Surabaya Akan Bergabung dengan Gedung Kesenian

Tech Mall Surabaya Akan Bergabung dengan Gedung Kesenian

Tech Mall Surabaya Akan Bergabung dengan Gedung Kesenian– Perhatian pemerintah Kota Surabaya terhadap kesenian patut diapresiasi. Mereka berencana menyulap pusat jual beli barang elektronik, Hi-Tech Mall menjadi gedung kesenian taraf nasional. Rencananya, gedung baru akan dibangun ketika kontrak Hi-Tech Mall sudah habis.

Surabaya Dikepung Mal | AyahAan's Blog

Pembangunan pada mulai tahun lalu

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji mengatakan renovasi gedung Hi-Tech Mall baru bisa melakukan saat kontraknya sudah habis. Sebab, Hi-Tech Mall sekarang masih dalam masa kontrak dengan pihak ketiga. Itu baru habis tahun lalu, nah itu setelah kontrak habis penanganan kembali ke pemkot kami mulai mengerjakan proyeknya, kepada IDN Times.

Akan membuat sistem zonasi

Melansir dari http://thesunshineundergroundofficial.com/  agus menambahkan, nantinya meski Hi-Tech Mall diproyeksikan menjadi gedung kesenian, pihak pemkot tidak ingin identitas pusat elektroniknya hilang. Solusinya, pemkot akan menerapkan sistem zonasi. “Sekarang itu kan makin sepi, jadi ada stan yang masih kosong di atas bisa dibuat pedagang lalu bagian bawah dan tengah bisa dipakai kesenian. Nanti bisa di zonasi kalau seperti itu, jadi pedagang tidak perlu resah. Sayang kalau dihilangkan pusat elektroniknya,” terang Agus.

Memproyeksikan juga jadi pusat elektronik terbesar

Lebih lanjut, Agus juga menginginkan agar Hi-Tech Mall dan gedung kesenian bisa saling mengisi. Setelah mengkombinasi, ia berharap mall tersebut juga menjadi pusat elektronik terbesar. “Hi-Tech Mall dulu pernah jadi terbesar se-Asia. Bisa diwujudkan lagi karena yang Glodok Jakarta itu mulai tutup. Kalau diberi gedung kesenian pengunjung bisa belanja sekaligus menikmati hiburan.”

Akan lebih terlihat lebih modern

Widodo mengatakan, agar bisa menarik pengunjung, tempat ini akan melengkapi dengan teknologi modern. Seperti backdrop yang akan menggunakan teknologi LED. Sudah tidak pakai layar yang menarik secara manual lagi. Cukup tekan tombol, sudah muncul gambar pada belakang panggung,” terangnya. Begitu juga dengan perangkat sound sistem yang sudah modern. “Kalau main gamelan tinggal pencet tombol saja. Jadi nggak ada lagi sibuk nyetel kendang sebelum pertunjukan,” imbuhnya.

Comments are closed.